Sejarah Berdirinya Google -->

Menu Atas

Kategori

adsense

Sejarah Berdirinya Google

Hari ini Google genap berumur 23 tahun. Diusia yg telah dewasa itu, Google kerap menjadi perusahaan raksaan dunia yg tidak sedikit menelurkan inovasi-inovasi baru di dunia teknologi serta informasi ketika ini.


Google sendiri didirikan oleh Larry Page serta Sergey Brin ketika tetap mahasiswa di Universitas Stanford. Mereka berdua memegang 16 persen saham perusahaan. Mereka menjadikan Google sebagai perusahaan swasta pada tanggal 4 September 1998.

Pernyataan misinya merupakan "mengumpulkan info dunia serta membuatnya mampu diakses serta berguna oleh semua orang", serta slogan tidak resminya merupakan "Don't be evil".Pada tahun 2006, kantor sentra Google pindah ke Mountain View, California, dikutip Wikipedia.

Baca Juga: Pengguna Diajak Peduli Kesehatan Oleh Google

Awalnya, kedua orang-orang canggih ini lahir dari kelurga tidak main-main, boleh dikatakan terpandang. Ayah dari Larry merupakan professor ilmu komputer di Universitas Michigan serta juga seorang programmer.

Larry sendiri telah berminat di dunia komputer serta sains semenjak tetap berumur 6 tahun serta itupun lantaran di rumah tidak sedikit buku-buku komputer milik sang ayah.

Bakatnya terus ia tekunin sampai duduk di bangku kuliah. Hingga akhirnya Larry memperoleh gelar Bachelor of Science pada bidang rekayasa komputer dari University of Michigan pasca lulus dari East Lansing High School.

Baca Juga: Cara Mengatasi Facebook, WhatsApp, Instragram Down

Sementara, Sergey merupakan pengusaha asal di Amerika Serikat yg mendalami tentang ilmu komputer serta matematika.

Awal berdiri, Google beruntung mendapat suntikan dana senilai USD100 ribu alias setara dengan Rp1,3 miliar dari Co-founder Sun, Andy Betcholsheim.

Keduanya juga mendapat kantor pertama berupa suatu garasi milik Susan Wojcicki, sosok yg ketika ini menjadi CEO YouTube.

Mulai ketika itu, Google memperkerjakan tim sales, semenjak ketika itu proyek ini terus berkembang pesat. Hal inilah yg memaksa Google kemudian pindah ke The GooglePlex di Mountain View, California, Amerika Serikat.

Siapa sangka perjalanan Google dimulai dari suatu garasi, mampu dibayangkan kesuksesan yg dicapai kedua orang-orang ini melalui jalan yg berliku-liku.


Google Doodle

Google Doodle pertama kali diciptakan pada 1998, ketika Larry Page serta Sergey Brin berlibur ke Burning Man Festival. Saat itu, Doodle yg diciptakan sederhana, dengan stick man ikonik yg berada di belakang huruf O.

Dilansir Stikkymedia, tidak lama seusai Larry serta Sergey memposting Google Doodle pertama, seniman freelance mulai mengerjakan yg lain. Terkadang, kreator menambahkan dekorasi hari libur sederhana pada logo.

Ketika Dennis Hwang memimpin doodler pada 2000, tampilan berubah menjadi tambahan yg lebih kreatif.

Google Doodles menjadi sangat terkenal pada tahun itu jadi Sergey Brin memutuskan untuk mengajukan paten untuk mereka. Paten berjudul "Sistem serta metode untuk luar biasa pemakai untuk mengakses website web".

Paten didesain untuk melindungi praktik Google menambah logo mereka untuk tanggal serta agenda khusus. Itu disetujui hampir 10 tahun kemudian, pada tahun 2011.

Dennis Hwang merupakan satu-satunya pembuat coretan (doodler) selagi bertahun-tahun, namun kali ini diciptakan oleh tim pembuat coretan khusus serta insinyur yg latar belakangnya berkisar dari animasi film sampai tampilan buku komik.

Tim Google Doodle mendapat ribuan permintaan dari pemakai setiap tahun, namun hanya beberapa ratus yg sukses masuk ke beranda.


Prakarsai Pengembangan Android

Sepetti dikutip dari Wikipedia, Google semenjak didirikan, pertumbuhan perusahaan yg cepat telah menghasilkan beberapa produk, akuisisi, serta kerja sama di bidang mesin pencari inti Google. Perusahaan ini memperkenalkan perangkat lunak produktivitas daring (dalam jaringan), tergolong surat elektronik (surel), paket software perkantoran, serta jejaring sosial. Produk-produk komputer mejanya meliputi software untuk menjelajah web, mengatur serta menyunting foto, serta pesan instan.

Perusahaan ini memprakarsai pengembangan sistem operasi Android untuk telepon genggam serta Google Chrome OS untuk jajaran netbook Chromebook. Google telah beralih ke perangkat keras komunikasi. Mereka bekerja sama dengan beberapa produsen elektronik besar untuk memproduksi perangkat Nexus-nya serta mengakuisisi Motorola Mobility pada Mei 2012. Tahun 2012, infrastruktur serat optik dipasang di Kansas untuk memfasilitasi layanan Internet pita lebar Google Fiber.

Perusahaan ini diperkirakan mengoperasikan lebih dari satu juta server di beberapa sentra data di seluruh dunia serta memproses lebih dari satu miliar kueri pencarian serta kurang lebih 24 petabita data buatan pemakai setiap harinya. Pada bulan Desember 2012, Alexa menyebut google.com sebagai website web paling tidak sedikit dikunjungi di dunia. Situs-situs Google dalam bahasa lain masuk peringkat 100 teratas, sebagaimana halnya website milik Google semacam YouTube serta Blogger.

Google menempati peringkat kedua di basis data ekuitas merek BrandZ. Dominasi pasarnya menuai kritik tentang hak cipta, penyensoran, serta privasi. Pada tahun 2014, Google juga mendapat penghargaaan dari Business Indeed sebagai perusahaan yg mempunyai merk paling bernilai.

Pada 10 Agustus 2015, Google melalui artikel blog, CEO Google Larry Page memberitahukan pembentukan perusahan baru bernama Alphabet yg akan menjadi perusahaan induk mencakupi Google serta usaha-usaha lain yg tidak terlalu terkait erat dengan urusan ekonomi mutlak Google. Pada restrukturisasi tersebut, Larry Page akan menjadi CEO perusahaan baru Alphabet. Sergey Brin menjabat sebagai President didampingi Erich Schmidt sebagai Executive Chairman. Sedangkan, CEO Google dijabat oleh Sundar Pichai.