Kumpulan Puisi Spesial Hari Ibu Karya Beni Ruswanto

Menu Atas

Kategori

adsense

Kumpulan Puisi Spesial Hari Ibu Karya Beni Ruswanto

(Source Picture: Merdeka.com)
Guratanku.com - Hari ibu merupakan momen spesial yang sangat bermakna bagi seorang anak kepada ibunya. Namun tentu yang patut kita sadari adalah jika kita membuat hari ibu kita spesial pada hari ibu, ini masih belum ada apa-apanya dengan hari-hari yang diberikan oleh seorang ibu ke kita saat kita masih kecil. Sebab, Ibu akan selalu membuat hari anaknya menjadi spesial untuknya. Dan benar sekali lirik yang mengatakan bahwa "Kasih Ibu Tak Terhingga Sepanjang Masa". 

Kali ini Kang Adymin ingin berbagi sebuah karya kumpulan Puisi tema Ibu, Karya Beni Ruswanto seorang pemuda berasal dari Lampung.

Narasi Jarik Lusuh

Dalam gelap malam
Di bawah gemerlap bintang
Sunyi itu lalu terpecah
Oleh teriakan tangis anakmu

Kau tatap dengan senyuman
Dengan mata hitam lebam
Sedari tadi pagi tak kunjung terpejam
Dan kini

Pada Malam ini kau masih terjaga
Berikan penghapus dahaga 
Rela pada anakmu

Kasih seorang ibu
Tak terukur oleh apapun  itu
Kain jarik tuk menggendong anakmu
Yang dulu  kau susui malam itu
Telah jadi saksi bisu

Kini telah robek
Compang camping  kesana kemari
Kau gunakan tuk memikul keranjang
Mengikat kuat di bahumu

Sembari menuntun anakmu yang lincah
Kesana kemari
Kadang juga ia menangis
Kau tetap tegar dengarkan ia

Sampai senja pun berlalu
Akhirnya kau pun kembali ke beranda 
Gubuk itu

Bersama hangatnya api
Sang surya yang tenggelam 
Kembali ke tahtanya



Dekapan Terakhir 

Suara irama waktu
Mulai melambat saat ia bisa melihat
Kau bernafas terengah-engah
Bertengkar dengan detik demi detik
Agar menyambut putramu yang mungil

Tangan dingin seorang bidan
Lalu akhirnya tersentuh
Anakmu lalu menangis
Meluapkan rindu
Ingin melihat senyum ibunya

Kau pun nampak lega
Pipimu mulai merona 
Tersenyum dalam pucat wajah
Yang mulai kaku

Nampak anakmu begitu erat
Memelukmu
Rindu dengan tangisnya
Ingin berharap segera kau hilangkan dahaganya

Namun waktu berkata lain
Ia segera 
Menjemputmu dalam dekapan anakmu
Yang terakhir