Jangan Tergiur Iming-Iming Cari Uang Mudah, Kalau Cara Tak Berkah

adsense

Newsletter

Jangan Tergiur Iming-Iming Cari Uang Mudah, Kalau Cara Tak Berkah

Img source (Tribunnews)
Guratanku.com - Tak sedikit orang yang menginginkan  kemudahan finansial dalam pencapaian hidupnya. Seiring waktu berjalan dan timbulnya kebutuhan yang meningkat, membuat beberapa orang melakukan berbagai cara untuk dapat bertahan ataupun justru untuk memperoleh kemakmuran selain dari kebutuhan yang tercukupi.

Berkarya dengan bidang apapun tentu merupakan jalan untuk mencapai tujuan. Kita tidak bisa menjudge baik atau buruknya suatu bidang yang diambil oleh seseorang dalam menghasilkan pundi-pundi uang. Kecuali jika memang bidang tersebut merugikan misalkan perampokan atau pembajakan. Kita selaku penonton berhak untuk menyuarakan pendapat kepada si pelaku agar segera bertobat ataupun untuk tidak melakukan kejahatan lagi.

Terkadang ada pula yang mengatakan jangan bekerja di bidang ini jangan bekerja di bidang itu sebab terlihat hina ini dan sebagainya. Padahal belum tentu apa yang mereka sangkakan adalah kebenaran. Misalnya saja ada sebuah keadaan dimana seorang teman memojokan temannya yang berkerja sebagai cleaning service atau tukang sedot WC padahal ijazahnya dari universitas terbaik. Bisa jadi apa yang mereka pojokan malah justru lebih mulia karena tidak merugikan orang lain dan justru dengan pekerjaan tersebut membuat orang-orang senang dengan lingkungan yang bersih.

Img source (Carolin)


Rata-rata kebanyakan orang mengincar pekerjaan yang terlihat keren dan cepat dalam menghasilkan uang. Padahal sejatinya sama saja, pekerjaan apapun itu jika memang passion kita dan kita menyukainya maka tak ada kata sulit selagi masih bisa dikerjakan. Hal yang membuat sulit justru karena membenci pekerjaan itu sendiri. Misalnya saja seperti kita lihat pada film Spongebob dimana karakter Squidward selalu mengeluh soal pekerjaan dan membuat pekerjaannya sendiri menjadi beban. Padahal jika seandainya dapat bersyukur dan mencintai pekerjaannya, alangkah terasa mudahnya pekerjaan tersebut terselesaikan dengan mudah dan ceria sebagaimana tokoh Spongebob yang selau memberikan performa terbaiknya.

Kita bisa memaksakan diri untuk melakukan hal yang tidak kita suka dalam memilih pekerjaan. Namun, lambat atau laun akan datang suatu titik jenuh jika kita gagal dalam usaha mencintai pekerjaan tersebut meskipun telah memaksakan diri. Karena apapun yang dipaksa tentu hasilnya tidak lebih baik dari hal yang dikerjakan dengan sukarela dan penuh rasa cinta. Sebagaimana yang dilakukan oleh seorang lelaki kepada kekasihnya apapun permintaan sang kekasih yang dirasa sulit dan tak masuk akal seketika akan berubah menjadi permintaan yang terwujudkan dengan terasa mudah oleh karena kecintaannya.

Dalam suatu pekerjaan tentu kita harus mengutamakan pencapaiaan manfaat jangka panjang dan bukan hanya pencapaian untuk kepentingan masa sekarang saja semata. Misalkan saja suatu kebijakan yang dihasilkan oleh pemerintah saat ini. Saat mereka membangun infrastruktur tentu akan mengorbankan sebagian kecil rakyatnya untuk mau membebaskan lahannya. Mereka yang menghadapi hal tersebut tentu akan merasakan kebimbangan karena akan mengganggu roda perekonomian saat itu, baik itu membuat menutup toko secara terpaksa ataupun tak mampu menanam lagi saat itu jika lokasi penggusurannya berada di perkebunan atau persawahan. Namun, hal itu hanya akan berlangsung sementara saja dan dampaknya terasa hanya untuk kalangan disitu saja. Dan dampak positif jangka panjang akan terus dinikmati seiring waktu berjalan tanpa mereka sadari selepas berhasilnya proyek tersebut. Dari contoh tadi bisa kita ambil pelajaran untuk selalu mengutamakan keuntungan jangka panjang dibanding keuntungan sementara dalam apapun yang kita kerjakan.

Mencari uang dengan mudah sendiri bagi sebagian orang merupakan pencapaian yang harus didapatkan. Tetapi alangkah lebih bijak jika seandainya tujuan ekonomi tersebut kita mantapkan dengan tambahan mencari berkah juga saat mencari uang dengan mudah. Artinya, walaupun pekerjaan kita memang mudah menghasilkan uang namun kita harus selalu ingat bahwa dibalik apa yang kita dapatkan dari Tuhan tentu pasti ada hak orang lain yang harus kita sampaikan kepadanya. Dan seandainya pun suatu pekerjaan berpotensi menghasilkan uang dengan mudah sekalipun kenyataanya pekerjaan tersebut sulit dilakukan dan beresiko tetaplah jangan pernah lupa untuk memperioritaskan kebaikan dan cara yang baik dalam mewujudkannya. Karena tak sedikit pula yang celaka oleh karena potensi kemudahan tersebut. Misalkan saja seorang penjaga toko, karena melihat peluang seseran terhadap produk yang tak dijual karena kadarluarsa  akhirnya dengan nekat menjadikannya sebagai lahan bisnis baginya. Namun lambat laun aroma bangkai pasti tercium juga. Dan pastinya orang tersebut akan celaka.


Ada juga berbagai cara-cara yang membuat mencari uang dengan mudah, namun tetap pilihlah cara yang rasional dan tentu yang baik agar selain  berkah hasilnya pun akan dinikmati untuk jangka panjang. Jangan tergiur dengan kesempatan menyikut sana dan menyikut sini dengan cara kotor walaupun kadang saat berhasil cara tersebut akan menghantarkan kepada tercapainya tujuan mencari uang dengan mudah. Sekalipun akan sampai pada tujuan tersebut, tentu keberhasilannya akan tidak berkah dan tidak memiliki nilai apa-apa di mata Tuhan selain dari nilai minus yang akan menyebabkan penderitaan di akhir.

Tetaplah enjoy dan menikmati apapun bidang pekerjaan anda, prioritas utama dalam pekerjaan adalah mahakarya yang berkah serta bermanfaat dalam jangka panjang. Apapun keadaannya tetaplah berada pada kebaikan dan kebenaran.