Presiden Joko Widodo Akan Segera Mengumumkan Bakal Calon Daerah Yang Menjadi Ibukota Negara yang Baru

adsense

Newsletter

Presiden Joko Widodo Akan Segera Mengumumkan Bakal Calon Daerah Yang Menjadi Ibukota Negara yang Baru

Guratanku.com (26/8/19)- Isu perpindahan ibukota dari Jakarta ke daerah luar Jawa semakin mendapat titik terang. Sebab kabarnya rencana tersebut akan benar-benar dilakukan oleh pemerintah sekarang.

Namun belum diketahui secara pasti dimana tempat untuk membuat ibukota negara yang baru tersebut.

Sementara ini baru dua tempat yang bakal menjadi kandidat kuat sebagai ibukota yang baru, antara lain Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Kedua tempat tersebut menjadi pilihan karena memiliki riwayat bencana yang sangat minim dibandingkan wilayah di pulau Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi dan Papua. Selain itu pulau Kalimantan juga sangat memiliki potensi gempa bumi yang sangat rendah di negara ini.

Rencana pemindahan ibukota ini sebenarnya sudah digagas semenjak zaman Ir Soekarno yang menargetkan kota Palangkaraya sebagai ibukota negara dikarenakan posisinya yang berada di tengah-tengah Indonesia. Namun ternyata rencana  pemindahan ibukota dari Jakarta ke luar daerah tersebut belum tercapai karena lengsernya beliau pada tahun 1965.


Saat ini rencana tersebut kembali digagas oleh pemerintahan Joko Widodo karena mengingat kondisi Jakarta yang semakin rumit dengan segala kendala dan permasalahannya. Memang Jakarta dahulu yang bernama Batavia adalah ibukota masa penjajahan VOC saat itu. Orang-orang Belanda sengaja memilih tempat yang datar dan berawa seperti Batavia karena telah memiliki perencanaan khusus seperti di negara asalnya yang memiliki dataran yang sangat rendah hingga dibawah permukaan air laut. Namun setelah Indonesia lahir akhirnya Jakarta atau Batavia terpilih menjadi ibukota negara mengingat histori panjangnya sebagai kota metropolitan tertua di Indonesia.


Kabarnya mengenai daerah yang akan menjadi ibukota negara yang baru akan segera diumumkan hari ini pada waktu siang oleh presiden Joko Widodo.